Minggu, 27 April 2008

BULAN

Di balik rerimbunan pohon
mataku nyalang mencari sumber sinar yang mengusik indera penglihatanku
hawa dinginpun tak ku hiraukan tuk melihat keindahannya

betapa takjub diriku...
menatap rembulan yang begitu sempurna memancarkan cahayanya
hingga mampu menyibak kegelapan malam
dalam kebisuan langit nun jauh di atas sana
Maha besar engkau TUHAN

Tidak ada komentar: